JAMBI — Europa League 2026-27 memulai babak league phase dengan 18 laga di matchweek pertama. Sembilan di antaranya berlangsung Rabu malam, sementara sembilan sisanya baru dimainkan Kamis. Sunderland, AC Milan, Benfica, dan Lyon termasuk tim yang tampil lebih awal.
Pergeseran hari ini bukan tanpa alasan. Sejak kompetisi Eropa direformat ke sistem league phase pada musim 2024-25, setiap kompetisi mendapat pekan eksklusifnya sendiri agar jadwal tidak bertabrakan.
Champions League mendapat pekan eksklusif di putaran pembuka. Pekan lalu, laga-laga di kompetisi tertinggi Eropa itu digelar Selasa, Rabu, dan Kamis.
Conference League juga punya pekan khusus, tetapi baru berlangsung Desember mendatang pada matchweek terakhir league phase. Europa League kini giliran menempati slot Rabu-Kamis di matchweek pertama.
Pengecualian jadwal sebenarnya kerap terjadi sepanjang musim. Jika ada benturan dengan pertandingan Eropa lain di wilayah geografis yang sama, laga bisa dipindahkan. Namun pada matchweek pertama ini, pergeseran ke Rabu berlaku untuk sembilan laga sekaligus.
Seluruh kick-off pukul 20.00 BST kecuali disebutkan lain:
Dua laga pembuka dimajukan ke pukul 17.45 BST, yakni Omonia vs Celta Vigo dan Ararat-Armenia vs Sparta Prague. Sisanya serentak pada slot utama malam.
Format league phase membuat setiap matchweek punya bobot berbeda. Dengan 18 laga di matchweek pertama, penyelenggara punya ruang lebih luas mengatur jadwal tanpa mengorbankan jam tayang.
Pembagian sembilan laga Rabu dan sembilan laga Kamis juga menjaga beban siaran tetap merata. Tim yang tampil Rabu mendapat jeda lebih panjang sebelum matchweek berikutnya, sementara tim Kamis harus langsung menyesuaikan ritme.
Bagi suporter Indonesia, laga-laga ini berlangsung dini hari WIB. AC Milan vs Benfica dan Sunderland vs AZ Alkmaar menjadi dua bentrokan yang paling menyita atensi dari daftar Rabu malam.