Ratusan Ibu-Ibu di Jambi Datangi DPRD Provinsi, Minta Program Makan Bergizi Gratis Tak Dihentikan

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 19:22:01 WIB
Ibu-ibu di Jambi menggelar aksi damai di DPRD provinsi menuntut kelanjutan program Makan Bergizi Gratis.

JAMBI — Suara lantang ibu-ibu menggema di halaman gedung DPRD Provinsi Jambi. Bukan menuntut bansos atau proyek, mereka datang dengan satu permintaan tegas: program Makan Bergizi Gratis (MBG) jangan sampai dihentikan.

"Kami minta supaya MBG jangan ditutup, supaya anak kita bisa makan MBG. Jangan ditutup, tapi para koruptornya yang ditangkap," ujar Dewi, salah satu peserta aksi, di hadapan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata yang menyambut langsung massa.

Ibu Rumah Tangga Merasakan Manfaat Langsung

Bagi para pengunjuk rasa yang mayoritas adalah perempuan, MBG bukan sekadar program pemerintah. Mereka mengaku program ini meringankan beban ekonomi harian. "Dengan adanya MBG, ibu-ibu rumah tangga bisa berhemat uang jajan untuk anak-anak," kata Dewi, menggambarkan dampak langsung yang dirasakan di dapur mereka.

Tak hanya meminta program dilanjutkan, massa aksi juga menyoroti kualitas pelaksanaan di lapangan. Mereka mendesak agar ada perbaikan menyeluruh, mulai dari tata kelola, pengawasan ketat, hingga kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak.

Desakan untuk Pengawasan Ketat dan Transparansi

Dalam orasinya, para demonstran meminta Dewan Perwakilan Rakyat untuk turun langsung memantau pelaksanaan MBG. Mereka ingin para wakil rakyat mendengar sendiri manfaat yang dirasakan anak-anak dan keluarga penerima manfaat.

Tak hanya itu, mereka juga mendorong keterlibatan perwakilan masyarakat dalam proses pengawasan. Tujuannya, agar program berjalan bersih, tepat sasaran, dan makanan yang disalurkan benar-benar memenuhi standar gizi serta aman dikonsumsi.

Respons DPRD dan Pengamanan Ketat

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata yang menerima langsung aspirasi massa menilai aksi ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan anak-anak Jambi. "Gerakan hari ini adalah gerakan bersama. Kami akan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh penerima," ujarnya di hadapan para pengunjuk rasa.

Aksi damai yang berlangsung tertib ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 473 personel gabungan dari Polda dan Polresta Jambi diterjunkan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa. "Kita menyiapkan personel untuk pengamanan sejumlah 473 personel," kata Kabag Ops Polresta Jambi Kompol Yumika Putra.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top