Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Muaro Jambi, Sempat Terseret Arus

Penulis: Ahmad Syukri  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 22:52:31 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad bocah tenggelam di Sungai Batanghari, Muaro Jambi.

JAMBI — Muhammad Fajar Setiawan, bocah tujuh tahun warga Desa Teluk Jambi, ditemukan meninggal dunia di Sungai Batanghari pada Rabu pagi, sekitar pukul 06.20 WIB. Jasadnya berada di dasar sungai, tidak jauh dari titik ia pertama kali jatuh.

Kronologi: Terseret Arus Saat Mencuci Tangan

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (16/6) sore. Korban bersama temannya tengah mencuci tangan di pinggir Sungai Batanghari. Tiba-tiba, Muhammad Fajar terpeleset dan langsung terseret arus deras.

Keluarga dan warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil. Laporan pun disampaikan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jambi.

Proses Pencarian: Jarak Tempuh 31 Kilometer dari Kantor SAR

Basarnas Jambi langsung menerjunkan tim rescue ke lokasi. Jarak tempuh dari kantor SAR menuju titik kejadian mencapai 31 kilometer. Operasi pencarian berlangsung sejak malam hari di bawah cuaca berawan.

“Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap bocah tujuh tahun yang tenggelam di Sungai Batanghari akhirnya membuahkan hasil,” kata Juru Bicara Basarnas Jambi M Luthfi, Rabu.

Unsur Gabungan dan Peralatan yang Dikerahkan

Tim SAR gabungan melibatkan Tim Rescue Basarnas Jambi, Polairud Polda Jambi, TNI AL, Koramil 415-13/Sebapo, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat dan keluarga korban. Mereka mengoptimalkan sejumlah alat utama seperti rescue car, LCR Kantor SAR Jambi, kapal patroli AL, LCR Polair, serta peralatan evakuasi dan komunikasi pendukung.

Setelah jasad ditemukan, evakuasi dilakukan dan korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR kemudian ditutup, dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Imbauan Basarnas: Waspada Saat Beraktivitas di Sungai

M Luthfi menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Muhammad Fajar Setiawan. Ia juga mengimbau orang tua dan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai. Arus Sungai Batanghari dikenal deras dan berbahaya, terutama bagi anak-anak.

“Kami turut berduka cita yang mendalam untuk keluarga Muhammad Fajar Setiawan, semoga almarhum husnulkhatimah,” ujar M Luthfi.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top