JAMBI — Selama beberapa pekan terakhir, pengguna Android Auto mulai bereksperimen dengan aplikasi sampingan (sideloaded) untuk menambahkan fungsi yang tidak ada di versi bawaan Google. Hasilnya, Fermata Auto muncul sebagai salah satu aplikasi paling andal untuk menonton YouTube dan menjelajah web dari layar infotainment mobil.
Fermata Auto adalah aplikasi non-resmi yang diinstal secara manual (sideload) ke perangkat Android yang terhubung ke Android Auto. Setelah terpasang, aplikasi ini menambahkan ikon baru di layar mobil yang bisa membuka browser web dan pemutar video YouTube.
Proses instalasi tidak bisa dilakukan lewat Play Store. Pengguna harus mengunduh file APK dari sumber tepercaya, lalu mengaktifkan opsi "instal dari sumber tidak dikenal" di pengaturan ponsel. Langkah ini mirip dengan memasang aplikasi di luar toko resmi Android.
Fitur utama Fermata Auto adalah integrasi YouTube yang berjalan langsung di antarmuka Android Auto. Video bisa diputar dengan kontrol layar sentuh atau tombol di setir mobil, selama kendaraan dalam kondisi berhenti atau parkir.
Selain YouTube, aplikasi ini menyertakan browser web sederhana untuk mengakses situs berita, media sosial, atau pencarian Google. Tampilannya dioptimalkan untuk layar lebar infotainment mobil, bukan versi mobile yang dipaksakan.
Fermata Auto bukan aplikasi resmi Google, sehingga tidak ada jaminan keamanan atau pembaruan rutin. Google secara eksplisit melarang aplikasi video di Android Auto saat mobil bergerak demi keselamatan berkendara.
Aplikasi ini hanya berfungsi saat mobil dalam posisi parkir atau berhenti total. Beberapa pengguna melaporkan bahwa aplikasi kadang tidak stabil setelah pembaruan Android Auto atau sistem operasi ponsel.
Dalam pengujian langsung selama beberapa pekan, Fermata Auto berjalan mulus di ponsel dengan RAM minimal 4 GB dan prosesor mid-range ke atas. Video YouTube 1080p tidak mengalami lag berarti, dan browser web merespons cepat saat membuka halaman berita atau media sosial.
Namun, aplikasi ini tidak mendukung streaming video dari layanan berbayar seperti Netflix atau Disney+ Hotstar. Google juga terus menambal celah sideload di setiap pembaruan Android Auto, sehingga aplikasi ini bisa berhenti bekerja kapan saja.
Fermata Auto adalah solusi bagi pengguna yang ingin memanfaatkan layar besar mobil untuk hibungan video saat parkir, misalnya saat menunggu penumpang atau istirahat perjalanan. Aplikasi ini tidak disarankan untuk penggunaan saat mobil bergerak karena risiko keselamatan dan pelanggaran aturan Google.
Bagi pengguna yang hanya butuh navigasi, panggilan, dan musik, Android Auto versi bawaan sudah cukup. Fermata Auto lebih cocok untuk pengguna tech-savvy yang paham risiko sideload dan ingin eksplorasi fitur tambahan di luar batasan resmi.