Mensos Gus Ipul Buka Open House Sekolah Rakyat di Jambi, Tegaskan Siswa Diprioritaskan dari Keluarga Tak Mampu

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 15:26:31 WIB
Mensos Gus Ipul membuka Open House Sekolah Rakyat di Jambi untuk keluarga prasejahtera.

JAMBI — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bahwa Sekolah Rakyat bukanlah sekolah elite yang hanya bisa dimasuki oleh anak-anak dengan nilai akademik tinggi. Program ini, kata dia, dirancang khusus untuk menjangkau keluarga prasejahtera yang selama ini sulit mengakses pendidikan berkualitas.

"Sekolah Rakyat ini untuk keluarga-keluarga paling tidak mampu. Anak-anak mereka diberi kesempatan memperoleh pendidikan dalam lingkungan yang berkualitas," ujar Gus Ipul saat berdialog dengan orang tua dan calon siswa di Sentra Alyatama Jambi, Jumat (5/6/2026).

Bukan Seleksi Akademik, Tapi Prioritas Kemiskinan

Gus Ipul menjelaskan, penetapan siswa Sekolah Rakyat sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah daerah. Jika lahan sekolah disediakan oleh bupati atau wali kota, maka siswa yang diterima berasal dari kabupaten atau kota tersebut. Namun, jika lahan disediakan oleh gubernur, kuota bisa diisi oleh anak-anak dari seluruh wilayah provinsi.

"Proses pembelajaran sudah dimulai sejak 14 Juli 2025. Saat ini Sekolah Rakyat beroperasi di 166 titik di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke," katanya. Di Sentra Alyatama Jambi, sekolah masih menggunakan gedung sementara milik Kementerian Sosial, sementara pemerintah tengah membangun lebih dari 100 titik gedung permanen.

Pendampingan 24 Jam untuk Tiga Jenjang Pendidikan

Sekolah Rakyat mengusung konsep sekolah berasrama yang melayani tiga jenjang, yaitu SD, SMP, dan SMA. Para siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga dibimbing oleh guru, wali asrama, dan wali asuh dalam kegiatan sehari-hari selama 24 jam.

Gus Ipul mengaku senang melihat perkembangan siswa di Kota Jambi setelah sekitar 10 bulan mengikuti pembelajaran. "Saya gembira, anak-anak kita terlihat makin percaya diri. Pertumbuhan fisiknya juga cukup bagus, makin sehat, lebih disiplin, dan semakin betah mengikuti proses pembelajaran," ujarnya.

Gubernur Jambi Dorong Daerah Lain Siapkan Lahan

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi atas dibangunnya Sekolah Rakyat di provinsinya. Ia menyebut program ini merupakan peluang besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk keluar dari keterbatasan.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami berterima kasih atas dibangunnya Sekolah Rakyat ini. Ini murni program Bapak Presiden dan Kementerian Sosial," ujar Al Haris.

Al Haris mendorong seluruh kepala daerah di Jambi agar aktif menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Syarat utamanya, lahan harus aman secara hukum dan akan diverifikasi oleh kementerian. "Kalau kepala daerahnya aktif, tentu akan lebih cepat. Tapi kalau lamban, bisa saja terbangun belakangan," katanya.

Saat ini, dua lokasi Sekolah Rakyat sudah beroperasi, yakni di Kota Jambi dan Tanjung Jabung Timur. Enam lokasi lainnya masih dalam proses, meliputi Sungai Gelam, Batanghari, Bungo, Tebo, Merangin, dan Sarolangun.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: jernih.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top