Polda Jambi Siapkan Operasi Patuh Siginjai 2026, Tilang Manual Masih Berlaku di Wilayah Tanpa ETLE

Penulis: Rizal Hamdani  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 12:00:01 WIB
Petugas Polda Jambi bersiap dalam apel pasukan menjelang Operasi Patuh Siginjai 2026.

JAMBI — Sebanyak 14 hari penindakan dan edukasi lalu lintas akan digelar Polda Jambi dalam Operasi Patuh Siginjai 2026. Sehari sebelum operasi dimulai, Senin (8/6/2026), akan digelar apel pasukan sebagai bentuk kesiapan personel di lapangan.

Latihan Pra Operasi (Latpraops) telah dilaksanakan pada Jumat (5/6/2026) di Gedung Siginjai Polda Jambi. Kegiatan ini dipimpin Plh. Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Yoga Yulian dan dihadiri jajaran direktur lalu lintas serta para kasatgas operasi.

Pelat Nomor Bodong dan Modifikasi Jadi Sasaran Utama

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono menyebut, pelanggaran yang menjadi prioritas adalah kendaraan roda dua dan empat yang sengaja memodifikasi pelat nomor. “Di Kota Jambi, kami akan fokus pada pelat bodong, tidak dipasang, atau dipasang tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Modus ini kerap digunakan pengendara untuk menghindari sistem penindakan elektronik atau ETLE. Bagi wilayah yang belum terjangkau ETLE, petugas tetap akan melakukan tilang manual sesuai aturan yang berlaku.

Edukasi dan Pencegahan Tak Kalah Penting

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan, operasi tidak hanya soal penindakan. “Kami mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif. Edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas,” kata Erlan.

Latpraops sendiri merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi antar personel. Seluruh anggota yang terlibat diharapkan memahami sasaran, cara bertindak, dan prosedur di lapangan sebelum operasi dimulai.

Target: Tekan Angka Kecelakaan Jelang Hari Bhayangkara

Polda Jambi menargetkan operasi ini mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi juga digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada tahun 2026.

Masyarakat diimbau untuk melengkapi administrasi kendaraan dan tidak melakukan pelanggaran yang membahayakan keselamatan. “Dengan disiplin berlalu lintas, kami harap angka fatalitas korban bisa ditekan,” tutup Kombes Pol. Erlan Munaji.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: bitnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top