Harga Sawit di Batang Hari Jambi Tembus Rp 2.850 per Kg, Petani Mulai Panen dan Toke Berebut Stok

Penulis: Ahmad Syukri  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:39:21 WIB
Petani sawit di Batang Hari panen saat harga TBS mencapai Rp 2.850 per kilogram.

BATANG HARIHarga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat tengkulak di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, menembus angka Rp 2.850 per kilogram. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan dari pabrik pengolahan kelapa sawit dan mulai memasuki musim panen di sejumlah kebun warga. Kondisi ini menjadi angin segar bagi petani sawit di daerah tersebut setelah beberapa pekan terakhir harga sempat stagnan.

Mengapa Harga Sawit di Toke Tiba-Tiba Naik?

Informasi yang dihimpun dari para tengkulak di Kecamatan Muara Bulian dan sekitarnya, lonjakan harga ini dipicu oleh mulai aktifnya kembali beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang sebelumnya melakukan perawatan mesin. Selain itu, pasokan buah dari petani swadaya mulai berkurang karena faktor cuaca yang kurang mendukung beberapa waktu lalu. Para toke pun saling berebut untuk mendapatkan stok guna memenuhi target pengiriman ke pabrik.

Seorang tengkulak di Kecamatan Bajubang mengakui bahwa harga Rp 2.850 per kg untuk buah sawit berumur 15-20 hari sudah cukup tinggi dibandingkan pekan lalu yang hanya bertahan di kisaran Rp 2.500 hingga Rp 2.600 per kg. "Sekarang rebutan. Siapa yang punya stok, dialah yang dapat untung," ujarnya.

Dampak ke Petani: Keuntungan Mulai Terasa

Bagi petani sawit di Batang Hari, kenaikan ini langsung terasa di kantong. Dengan rata-rata produksi 500 kilogram per panen per hektare, seorang petani bisa mendapatkan tambahan pendapatan sekitar Rp 125.000 hingga Rp 175.000 per kali panen dibandingkan harga sebelumnya. Uang tunai ini biasanya langsung digunakan untuk membeli pupuk atau biaya sekolah anak.

Namun, petani juga diingatkan untuk tidak terburu-buru menjual buah yang masih mentah. Pasokan buah sawit yang belum matang justru bisa ditolak oleh pabrik atau dihargai lebih murah, yaitu di bawah Rp 2.000 per kilogram. "Jangan sampai karena harga naik, petani malah panen buah yang belum waktunya. Nanti rugi sendiri," kata seorang pengurus kelompok tani setempat.

Berapa Harga di Tingkat Pabrik?

Di sisi hilir, harga TBS di tingkat pabrik kelapa sawit di Jambi saat ini diperkirakan berada di kisaran Rp 3.100 hingga Rp 3.300 per kilogram, tergantung pada kualitas dan lokasi pabrik. Selisih harga ini menjadi margin bagi tengkulak dan biaya transportasi dari kebun ke pabrik. Para pengamat lokal memperkirakan tren kenaikan ini masih akan bertahan setidaknya hingga akhir bulan depan jika harga minyak sawit mentah (CPO) global tetap stabil.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Dinas Perkebunan terus memantau pergerakan harga ini. Mereka mengimbau para petani untuk menjual hasil panennya melalui koperasi atau kelompok tani agar mendapatkan harga yang lebih layak dan transparan, tanpa potongan yang tidak wajar dari tengkulak.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: jambi.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top