JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi resmi menjajaki penguatan kerja sama strategis dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kolaborasi ini dirancang untuk mengintegrasikan semangat anti-narkotika ke dalam pilar Tridarma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri langsung oleh Rektor UNJA, Helmi, beserta jajaran Wakil Rektor, serta Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., beserta jajaran penyidik madya dan tim pemberdayaan masyarakat.
Kerja sama ini menyasar tiga poin krusial yang akan diimplementasikan di lingkungan kampus:
Bidang Pendidikan: UNJA dan BNNP Jambi sepakat untuk menyisipkan materi bahaya narkotika dan kebijakan hukum nasional ke dalam kurikulum, serta rutin menyelenggarakan kuliah umum guna membentengi mahasiswa dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.
Bidang Penelitian: Kedua lembaga akan melakukan riset kolaboratif berbasis data. Hasil kajian ilmiah ini diharapkan mampu menjadi landasan kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan P4GN yang lebih komprehensif.
Bidang Pengabdian: Fokus diarahkan pada penyuluhan hukum dan edukasi preventif secara langsung kepada masyarakat luas sebagai bentuk kontribusi nyata akademisi dan aparat dalam menekan angka peredaran narkotika.
Salah satu poin penting dalam diskusi tersebut adalah penguatan organisasi kemahasiswaan sebagai role model. UNJA berkomitmen membentuk dan memperkuat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Anti Narkoba.
Inisiatif ini merupakan bagian dari program Kampus Bersinar (Bersih dari Narkoba), yang memposisikan mahasiswa bukan sekadar objek sosialisasi, melainkan pelopor gerakan anti-narkotika di garda terdepan lingkungan akademik.
"Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan dunia akademik dan lembaga negara berjalan beriringan dalam mencetak generasi muda yang sehat, berintegritas, dan benar-benar bebas dari narkotika," tegas pihak UNJA dalam pertemuan tersebut.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang aman dan kondusif bagi pengembangan karakter mahasiswa di Provinsi Jambi.